Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label untuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label untuk. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 November 2013

Hayden Kehabisan Kata-kata untuk Marquez

Jakarta - Marc Marquez mencatatkan sederet rekor baru di musim pertama berlaga pada ajang MotoGP. Nicky Hayden mengaku sampai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan hebatnya musim debut rider Spanyol itu.

Marquez memenangi duel dengan Jorge Lorenzo untuk meraih gelar juara dunia musim 2013. Di klasemen akhir, pebalap Honda itu mengungguli seterunya yang mengendarai Yamaha hanya dengan selisih empat poin saja.

Marquez bukan hanya menjadi juara dunia di musim debut karena sederet rekor hebat berhasil dia bukukan. Dia kini tercatat sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah.

Terkait performa Marquez di musim perdana pada kelas MotoGP, Hayden sampai kehabisan kata-kata. Sebagai pendatang baru, Marquez dianggap Hayden punya kemampuan untuk bisa belajar dengan cepat.

"Saya tidak yakin apa lagi yang bisa saya katakan terkait pebalap ini. Dia melakukan semua hal dengan baik di tahun ini," sahut Hayden dalam wawancaranya dengan MCN.

"Dia membuat beberapa kesalahan di sesi latihan, tapi saat balapan dia belajar dari hal tersebut dan nyaris tak membuat kesalahan serta nyaris tak punya kelemahan sebagai seorang rookie."

"Mayoritas pebalap butuh waktu untuk memahami bagaimana bisa lebih baik di kualifikasi atau bagaimana menjaga ban, sementara dia sudah bisa mengatur segalanya. Dia benar-benar memasang standar baru (di MotoGP)," tuntas Hayden.

(din/raw)

View the original article here


This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

Pacquiao Dedikasikan Duel Lawan Brandon Rios untuk Korban Topan Haiyan

Manila - Manny Pacquiao membawa motivasi ganda saat menantang Brandon Rios di Makau. Selain memburu kemenangan, petinju asal Filipina itu juga ingin mendedikasikan duel itu untuk korban topan haiyan di tanah airnya.

Belum lama ini, topan haiyan menghantam kawasan utara Filipina. Bencana dahsyat itu menelan korban setidaknya 2.300 orang tewas dan ratusan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal.

Akhir pekan ini, Pacquiao dijadwalkan akan naik ring lagi pada tanggal 24 November di Venetian Casino, Cotai Arena, Makau, melawan Brandon Rios.

Sedang menggenjot persiapan di General Santos, Filipina bagian selatan, Pacquiao tak bisa menjenguk langsung ke pengungsian para korban. Karena itu, petinju 34 tahun itu ingin mendedikasikan duel lawan Rios untuk para korban.

“Saya ingin menengok kawasan dan orang-orang untuk melihat apa yang bisa saya bantu buat korban tragedi itu. Tapi saya sedang menjalani latihan penting makanya saya belum bisa datang,” kata petinju kelas welter itu seperti dikutip Huffington Post.

"Saya akan mengirim bantuan kepada mereka yang sangat membutuhkan. Saya mengajak Anda semua untuk mendoakan negara kami dan orang-orang di masa cobaan ini,” lanjut Pacquiao.

Pelatih Pacman, sapaan karib Pacquiao, Freddie Roach wanti-wanti agar persiapan anak didiknya itu tak terganggu persoalan lain.

“Kendati dia fokus menghadapi pertandingan, sejatinya tetap saja konsentrasi itu terpecah karena kepedulian kepada orang lain,” kata Roach.

“Kami sudah membicarakan ini saat gym. Dia peduli dengan itu, iya, tapi dia dia masih pada trek yang benar menuju pertarungan,” kata dia.

(fem/nds)

View the original article here


This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.