Marc Bartra (foto: Reuters) BARCELONA – Carles Puyol pekan ini mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya dari Barcelona, karena kondisi fisik. Mendapat kabar tersebut, salah satu punggawa Barca, Marc Bartra merasa terenyuh.
Sebelumnya bek berusia 35 tahun itu telah mengumumkan pengunduran dirinya, setelah hampir 15 tahun bergabung sebagai pemain Barca. Bagi Bartra kepergiaan Puyol dari Camp Nou akhir musim nanti, membuatnya kehilangan seorang pemimpin.
“Ini kabar menyedihkan untuk kami semua. Untuk tim kami seperti kehilangan pemimpin, dia kapten dari kepala hingga jari kaki. Dan secara pribadi dia memberi saya begitu banyak saran dan membantu saya maju mengembangkan permainan,” ucap Bartra seperti dilansir Goal.
"Kami belum terbiasa dengan gagasan bahwa dia tidak akan bersama kami musim depan. Namun, masih ada tiga bulan tersisa dan kami harus optimistis dan belajar sebanyak mungkin untuk kami mendapatkan pelajaran dari dia,” sambung pemain berusia 23 tahun itu.
Bartra yang juga bermain pada posisi yang sama dengan Puyol, banyak belajar darinya. Kehadiran Puyol di lapangan, memberikan dampak besar. Bukan hanya bagi Bartra, melainkan untuk seluruh tim.
“Dia banyak membantu saya di lapangan. Setelah setiap pergerakannya memberi saya saran dan setiap pertandingan dan setiap sesi latihan juga. Dia memiliki dampak besar, bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh tim,” tegasnya.
Bartra juga enggan berpikir jauh, mengenai siapa yang akan menggantikan posisinya di musim mendatang. Terpentiing baginya, bisa menampilkan performa terbaik dan meyakinkan pelatih, bahwa dia layak bermain di tim reguler.
(fir)
Kamis, 06 Maret 2014
Puyol Pergi, Barca Kehilangan Pemimpin
Henry Goda Puyol Berkarier di MLS
Carles Puyol. (foto: Reuters) NEWYORK - Thierry Henry mencoba menggoda Carles Puyol untuk bermain di kompetisi Amerika Serikat, Major League Soccer (MLS). Hal ini menyusul keputusan Puyol yang akan pergi meninggalkan Barcelona di akhir musim nanti.
Seperti diketahui, pemain berusia 35 tahun tersebut memilih untuk memutus hubungan kerja dengan Barcelona di akhir musim nanti. Padahal, ia masih memiliki sisa kontrak selama dua tahun lagi di Camp Nou.
Puyol yang merupakan didikan La Masia ini merasa sudah tidak memberikan kontribusi yang maksimal kepada klub usai didera cedera. Henry pun bisa menerima keputusan pemain didikan La Masia tersebut.
"Kita harus menghormati keputusannya dan kita harus menikmati beberapa bulan terakhirnya di Barca," ujar Henry seperti dikutip Football Espana. "Keputusannya adalah contoh dari respeknya untuk tim dan klub.”
Ia pun belum memutuskan akan meneruskan karier sepakbolanya nanti.Biasanya pemain-pemain yang sudah mendekati masa pensiun akan hijrah ke MLS atau kompetisi yang tak terlalu besar namun memiliki bayaran tinggi.
Henry sendiri menilai bahwa MLS cukup cocok dengan mantan rekan setimnya tersebut.
"Jika dia ingin datang dan bermain di Amerika Serikat, dia akan sangat diterima," kata pemain NewYork Red Bulls ini.
"Dia akan luar biasa untuk liga ini. Selalu menyenangkan punya pemain seperti dirinya. Puyol adalah pemain yang sangat cerdas dan dapat diandalkan yang sudah tahu apa yang dia inginkan," sambung Henry yang pernah berkostum Barca pada medio 2007–2010.
(min)